Skip to main content

Posts

Review: The Good Son (Anak Teladan) - Jeong You-Jeong

Judul : The Good Son (Anak Teladan) Penulis : Jeong You-Jeong Alih Bahasa : Iingliana Desain & Ilustrasi Sampul : Martin Dima Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tebal : 408 halaman Genre : Mystery, Thriller, Suspense Harga : Rp 123.000 Blurb Yu-jin terbangun karena bau darah dan menemukan dirinya berbaring di ranjangnya sendiri dalam keadaan berlumuran darah. Tetapi itu bukan darahnya. Lalu darah siapa? Jawaban untuk pertanyaan itu baru diketahuinya setelah ia menemukan ibunya tergeletak tak bernyawa dengan leher tergorok di tengah genangan darah di kaki tangga apartmen dupleks mereka. Sebagai penderita epilepsi, ingatan Yu-jin sering bermasalah dan ia tidak bisa mengingat apa pun yang terjadi kemarin malam. Hanya suara ibunya yang selalu terngiang-ngiang di telinga. Suara ibunya yang memanggil namanya. Apakah sang ibu memanggilnya untuk meminta tolong? Atau untuk memohon agar Yu-jin tidak membunuhnya? Yu-jin pun berusaha mencari tahu apa yang terjadi, menggali ingatann...

Big Bad Wolf 2017 Preview Sale

Event buat para pecinta buku datang lagi di tahun ini dengan membawa lebih banyak buku. Saya pun mendapat kesempatan yang (gak begitu) langka untuk menghadiri preview sale BBW. Preview sale ini diadain satu hari sebelum event dibuka untuk umum (20 April). Ada 2000 tiket VIP yang dibagikan dari beberapa jalur, salah satunya blogger/vlogger. Nah saya dapet dari jalur ini. Seneng dong ya dapet tiket VIP, apalagi bisa belanja duluan. Tapi apa daya, ekspektasi beda banget sama realita. Saya udah excited banget buat dateng ke preview sale. Saya sama temen saya pergi bareng dan kita sampai di ICE sekitar pukul 2 siang dan pulang pukul 9 malem. Kita bukan lama nyari buku loh, tapi lama pas ngantri. Saya cuma keliling cari buku inceran selama kurang lebih 2 jam dan sisanya nunggu antrian. Bisa dibayangkan berapa lama kita nunggu cuma buat bayar buku-buku yang dibeli yang jumlahnya gak sampe 10 buku.  Saya kebanyakan keliling di bagian fiction dan hanya sebentar mampir di no...

First Time Teaching Experience

*Finally it's finished after I abandoned it for a few months. Lol.* The first time I got this news, I was shocked. The first time I knew I had to teach 2 classes, I wanted to pass out. This was tiring yet an amazing experience. Management Class This teaching practice was a part of the requirement in one of the subject in 5th semester. In case you don't know, I took TESOL as my concentration. Before the teaching, we needed to prepare everything we wanted to discuss in the class. Although there was PPT given, we couldn't just depend on that. We needed to add some materials to fulfill 100 minutes for each meeting. Well, sometimes I was lazy to make another activities. 😂 Sometimes I just discussed from the PPT and that was it. After finishing the material, I just let them go back home. Lol. But seriously, this was not an easy task. Oh, by the way, the subject that I taught was Pre-EAP (English for Academic Purposes) and the classes were Management eveni...

CONFESS SHOW TRAILER IS OUT!

IT'S OUT!!!!! Confess official trailer is just released and you need to watch it now! It's based on the novel with the same title by one and only Colleen Hoover. It's one of my favorite books and I just can't wait to watch the series.  It will premiere on April 4, 2017 on go90. Unfortunately, it's only available in The US :( I hope it will be available outside the US. Oh, if  you haven't read the book, you need to read it. ;)   

Review: Big Little Lies (Dusta-Dusta Kecil) - Liane Moriarty

Judul: Big Little Lies Penulis: Liane Moriarty Alih Bahasa: Lina Jusuf Editor: Bayu Anangga Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tebal: 512 halaman ISBN: 978-602-03-3406-6 Genre: Fiksi, Roman Harga: Rp 95.000,00 Blurb: Pembunuhan? Kecelakaan tragis? Yang pasti seseorang tewas. Tapi, siapa yang melakukan apa? Semuanya bermula pada hari orientasi TK di Pirriwee Public School: ketika Jane—seorang ibu tunggal yang penuh rahasia—mengantar putranya ke sekolah dan bertemu dengan Madeline yang sinis dan penuh semangat, serta Celeste yang cantik tapi selalu gelisah. Saat insiden kecil yang melibatkan anak-anak ketiga wanita itu dengan cepat berubah serius, dan bisik-bisik antaribu menjadi gosip-gosip jahat… tak ada lagi yang tahu siapa yang benar dan siapa yang berbohong. Hingga seseorang harus membayar dengan nyawa… Review: Madeline, Celeste, dan Jane menjadi fokus utama di dalam buku ini. Madeline: Wanita berusia empat puluh tahun ini sangat setia terhadap sahabat baiknya, Celeste dan J...

Goodbye 5th Semester

It felt like yesterday since I wrote my 4th semester moment in June and now it's December! Time does fly so fast!  My 5th semester   had just finished, which means there are still 2 semesters left  to be fought for. This semester had become the craziest semester so far, but thankfully I can survive. Let's take a look what I'd been doing in this semester. Presentation This always happens in every semester. The difference was only we need to do it alone. Since we are only 5 people, the possible way was individual presentation. This presentation was on ESL Teacher Knowledge subject.  First Presentation We just previewed the material briefly (we got the similar material in the previous semester) and did some activities related to the topic. We did the presentation twice: before and after midterm. It wasn't easy to prepare this presentation. We needed to prepare well before the D-day by creating some stuff that would be used during the presentation. Th...

Perjuangan Tujuh Hari

Sudah satu bulan hubunganku dengan Magnus berakhir. Satu bulan yang sangat berat bagiku. Aku ingin sekali menghubunginya, tapi takut dia tidak akan mau menanggapiku. Ini benar-benar membuatku muak! Seharusnya aku tidak menemui vampir itu. Aku seharusnya tidur dan bersantai dengan Magnus di apartemennya. Aku ingin membunuh vampir sialan itu, tapi sayangnya vampir kecil itu telah mendahuluiku. Sampai sekarang aku masih tidak menyangka vampir setua Camille dapat dibunuh oleh vampir muda seperti Maureen. “Alec?” Izzy membuka pintu kamarku. “Apakah kau tidak bisa mengetuk terlebih dahulu?” tanyaku sambil memejamkan mata. “Oh, ayolah. Biasanya juga kau tidak pernah marah kepadaku kalau aku masuk ke kamarmu tanpa mengetuk. Aku tahu sekarang kau lagi sensitif karena kau baru putus dengan pacarmu yang tercinta itu. Bersikaplah dewasa sedikit.” “Aku rasa kau harus keluar dari kamarku, Iz.” “Alexander Lightwood,” ia berjalan mendekatiku dan menarikku hingga aku terduduk. “Isabelle,” a...